Pasca Ambruknya Rumah Akibat Diterjang Angin, Janda Sebatangkara Warga Pusakanagara Berharap Mendapat Bantuan Pemerintah


Ditengah puing reruntuhan Marni berharap Mendapat Bantuan pembangunan rumah dari pemerintah.


Sambar.id, SUBANG, JABAR - Marni (52)  seorang janda yang hidup sebatangkara
warga Dusun Ciawitali RT 19 RW 04 Desa Pusakaratu, Kecamatan Pusakanagara, Kabupaten Subang, saat ini sudah tidak bisa menempati rumahnya lagi akibat ambruk di terjang angin.


Berdasarkan pantauan Sambar.id, rumah milik Marni sudah ambrol sehingga rumah tersebut tampak sudah tidak layak digunakan, anehnya atas kejadian tersebut pihak pemerintah seperti kurang peduli atas musibah yang diderita oleh Marni, karena sampai sekarang belum ada sedikitpun bantuan dari pihak pemerintah.

"Iya rumah saya ambruk dan tidak bisa ditempati lagi setelah diterjang hujan dan angin kencang.


"Hidup sendiri tanpa anak dan suami saya tidak mungkin mampu untuk memperbaiki rumah, jangankan untuk memperbaiki rumah untuk makan saja sekarang sangat susah," ucap Marni, kepada Sambar.id, Jumat (21/02/2025).


Hidup sebatangkara yang dialami Marni  tentu tidak sedikit resiko yang dialami. Salah satunya dalam memenuhi kebutuhan hidup sehari - hari seperti makan minum hingga perlu mendapat uluran tangan dari para tetangga yang ada di sekitar.

Pasca ambruknya rumah, kehidupan Marni semakin  memprihatinkan di usianya yang lanjut dirinya harus bekerja sebagai buruh tani dengan upah yang tidak seberapa dari para tetangga, dan kini sumarni harus menumpang dirumah tetangga.


Sejak ambruk hingga saat ini material reruntuhan  belum disingkirkan.


Marni berharap kepada intansi terkait bisa membantu untuk memperbaiki rumah miliknya agar ia bisa merasa hidup tenang selama menikmati masa tuanya.

"Sejak ditinggal suami, saya hidup sendiri harus banting tulang sendiri, bekerja sebagai buruh tani, tidak mungkin saya  bisa memperbaiki rumah, jangankan buat memperbaiki rumah, buat makan sehari haripun saya sering dikasih tetangga," pungkas  Marni dengan mata berkaca - kaca. (*)
Lebih baru Lebih lama