Sambar.Id Rohil – Pada Hari Rabu Tanggal 5 Pebruari 2025 Mengabarkan " Tidak Mampu Membayar Tunggakan Aliran listrik Kantor Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Rokan Hilir Provinsi Riau di Jalan Merdeka diputus oleh pihak PLN Akibat Tunggakan.
"Pemutusan aliran listrik BPKAD tersebut dilakukan PLN ULP Bagansiapiapi lantaran menunggak tagihan rekening listrik selama 2 bulan sebesar Rp 33 juta.
Plh Manajer PLN ULP Bagansiapiapi, Firrizqi mengungkapkan mula aliran listrik kantor BPKAD Rohil diputuskan.
“Jadi kantor BPKAD Rohil saat ini kita padamkan, sampai adanya pembayaran,” kata Firrizqi didampingi bidang penagihan Jack saat di konfirmasi berkasriau di kantor PLN, Rabu (5/2/2025) siang.
Firriqi menjelaskan pemutusan aliran listrik kantor BPKD itu terkait adanya tunggakan tunggakan listrik tersebut yang belum dibayar.
Pihaknya PLN menurutnya, melakukan pemutusan aliran listrik BPKD sesuai dengan prosedur. Setiap OPD disurati untuk pembayaran listrik.
Ditempat yang sama, Jack menerangkan untuk ketaatan pembayaran listrik, pihak PLN sudah memberikan surat ke OPD ini awal bulan mulai tanggal 5 sampai tanggal 20 setiap bulannya.
“Sudah dua bulan tunggakan listrik BPKAD lebih kurang sekitar Rp 33 juta,” sebutnya.
Jack juga mengatakan pemutusan aliran listrik BPKAD sementara sampai dengan adanya pembayaran tunggakan. Pemutusan listrik dilakukan pihak PLN pada Selasa (4/2/2025) sore.
“Harapan kita dengan surat yang telah disampaikan ke setiap OPD mudah mudahan taat pembayaran listrik” pungkas.
Hingga berita ini diterbitkan, Kepala BPKAD Rokan Hilir Darwan, Kabid Perbendaharaan BPKAD Erwan, Rabu (5/2) di konfirmasi terkait pemutusan listrik di kantor tersebut belum merespon.(Rilis)
Laporan: Tim Jurnalis ((Legiman))
Sumber: Rilis