MAMUJU – Biro Sumber Daya Manusia (SDM) Polda Sulawesi Barat (Sulbar) sukses menyelenggarakan pelaksanaan Assessment Center untuk jabatan Kapolsek Tahap II bagi jajaran Polda Sulbar Tahun Anggaran (T.A) 2025. Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari, mulai 26 hingga 28 Februari 2025, bertempat di Ruang Assessment Center Polda Sulbar.
Kegiatan ini dihadiri oleh sejumlah pejabat tinggi Polda Sulbar, antara lain Karo SDM Polda Sulbar, Kombes Pol Indra Setiawan, Kasubbagmutjab Ro SDM Polda Sulbar, Paursubbag Kompoten, serta staf Bagbinkar Ro SDM Polda Sulbar. Sebanyak 26 peserta mengikuti asesmen ini, yang terdiri dari personel Polri yang dipersiapkan untuk menduduki jabatan Kapolsek di jajaran Polda Sulbar.
Karo SDM Polda Sulbar, Kombes Pol Indra Setiawan, dalam sambutannya menjelaskan bahwa pelaksanaan assessment center ini merupakan bagian dari upaya peningkatan kualitas dan kapasitas sumber daya manusia di lingkungan Polri, khususnya dalam mempersiapkan para pejabat yang akan memimpin di tingkat polsek. "Melalui kegiatan ini, kita ingin memastikan bahwa para calon Kapolsek memiliki kemampuan yang mumpuni, baik dalam hal kepemimpinan, manajerial, maupun dalam menghadapi dinamika yang berkembang di masyarakat," ujar Kombes Pol Indra Setiawan.
Proses asesmen tersebut dilakukan melalui berbagai metode yang dirancang untuk mengukur berbagai kompetensi yang diperlukan dalam menjalankan tugas sebagai Kapolsek. Adapun peserta asesmen mengikuti sejumlah tes, baik secara individu maupun kelompok, yang bertujuan untuk menggali potensi serta kemampuan para peserta dalam hal kepemimpinan, pengambilan keputusan, hingga kemampuan dalam merumuskan strategi dalam menghadapi berbagai tantangan di lapangan.
Kegiatan ini diharapkan dapat menghasilkan pemimpin yang profesional dan kompeten dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya di tingkat kecamatan, sehingga bisa memberikan kontribusi yang signifikan terhadap peningkatan keamanan dan ketertiban di wilayah Polda Sulbar. Selain itu, Kombes Pol Indra Setiawan menekankan pentingnya pelaksanaan assessment center sebagai bentuk transparansi dalam setiap pengangkatan jabatan di lingkungan Polri, yang dilaksanakan dengan objektif dan berlandaskan pada kompetensi yang dimiliki oleh masing-masing individu.
Kegiatan ini juga mendapat perhatian positif dari peserta asesmen, yang merasa kegiatan ini memberikan peluang untuk mengukur potensi diri dan memperbaiki kualitas kepemimpinan mereka. Salah satu peserta asesmen, yang enggan disebutkan namanya, mengungkapkan bahwa proses asesmen ini sangat berguna untuk mengasah kemampuan dan menambah wawasan dalam hal kepemimpinan, serta memahami lebih dalam apa yang dibutuhkan untuk menjadi seorang Kapolsek yang efektif dan profesional.
Dengan berakhirnya pelaksanaan assessment center ini, diharapkan Polda Sulbar dapat memilih pejabat Kapolsek yang tepat, yang nantinya akan mampu memimpin dan mengayomi masyarakat dengan penuh dedikasi dan profesionalisme.