Dalam kunjungannya, Bripka Sudirman berinteraksi langsung dengan para petani terkait hasil panen jagung yang baru dimulai sejak Rabu lalu dan diperkirakan berlangsung selama satu minggu ke depan. Hasil panen diperkirakan mencapai 18-20 ton. Saat ini, para petani baru memanen jagung seluas satu hektar. Proses panen sedikit terlambat akibat cuaca dan kurangnya alat pengupas jagung.
Bripka Sudirman menyampaikan ucapan selamat kepada para petani yang telah memulai panen. Ia juga berdiskusi terkait pemasaran hasil panen, di mana para petani berharap ada dukungan pemerintah untuk menyediakan wadah atau jalur pemasaran agar hasil panen tidak bergantung pada pengecer. Para petani mengeluhkan hasil panen yang tidak cepat terjual bisa rusak dan menyebabkan harga jual turun, sehingga keuntungan yang diperoleh tidak maksimal.
Selain itu, petani berharap adanya bantuan alat pengupas jagung otomatis yang juga dapat langsung mengemas hasil panen, sehingga tidak perlu lagi melakukan pengupasan secara manual yang membutuhkan waktu dan tenaga lebih banyak.
Masyarakat setempat menyampaikan terima kasih atas kunjungan Bhabinkamtibmas yang memberikan rasa aman dan nyaman kepada warga. Dalam kunjungan ini, Bripka Sudirman juga mengingatkan warga agar segera menghubungi Bhabinkamtibmas apabila terjadi permasalahan atau gangguan keamanan di desa.
Kegiatan sambang ini merupakan bagian dari Program SAKTI (Sambang Keluarga Tangguh Indonesia) yang bertujuan untuk mendekatkan Polri dengan masyarakat dan memastikan kehadiran Polri di tengah-tengah warga berjalan dengan baik.
Humas Polres Mamasa Polda Sulbar