Anggota Babinsa Koramil 10 Gandrungmangu Bersama Masyarakat Bangun Jalan Usaha Tani



Sambar.Id Cilacap Gandrungmanis – Rabu pagi, 26 Februari 2025, suasana hangat menyelimuti Desa Gandrungmanis, Kecamatan Gandrungmangu, Kabupaten Cilacap. Di tengah hamparan sawah yang hijau, sebuah proyek yang sangat penting dimulai pembangunan jalan penghubung yang akan meningkatkan aksesibilitas dan kesejahteraan petani setempat.


Di lokasi proyek, terlihat sinergi yang kuat antara anggota Koramil 10/Gandrungmangu, perangkat desa, dan masyarakat. Aroma kopi menemani obrolan ringan, namun semangat kerja keras terpancar dari setiap wajah. Proyek ini bukan sekadar pembangunan jalan, tetapi juga simbol gotong royong dan kepedulian terhadap kemajuan desa.


Pertanian Gandrungmanis yang Didanai Dana Desa Jalan penghubung sepanjang 200 meter dengan lebar 2,15 meter ini menghubungkan jalan lapangan kerida di sebelah lapangan Desa Gandrungmanis dengan jalan usaha tani (JUT) dan jalan desa. Proyek ini didanai oleh Dana Desa (DD) tahun 2024 senilai Rp 6.254.800. Bagi para petani, jalan ini adalah urat nadi yang akan mempermudah aktivitas pertanian mereka.


“Kami ingin memastikan jalan ini dibangun dengan kualitas terbaik, sehingga dapat memberikan manfaat maksimal bagi para petani,” ujar Kustanto, salah satu anggota Koramil 10/Gandrungmangu, yang turut mengawasi proyek. “Kami berkolaborasi dengan para pekerja dan pelaksana untuk memastikan setiap detail pekerjaan diperhatikan dengan seksama.”

Pengawasan dan Pengawalan Mutu yang Ketat.


Koramil 10/Gandrungmangu tidak hanya mengawal keamanan, tetapi juga aktif mengawasi setiap tahapan pembangunan. Mulai dari pemilihan material hingga proses pengerasan jalan, semuanya diawasi dengan ketat untuk memastikan kualitas sesuai standar.


“Pengawasan dari Babinsa sangat membantu kami. Mereka selalu hadir di lapangan, berkoordinasi dengan kami, dan memberikan motivasi,” ungkap salah satu pekerja.


Dampak Positif bagi Petani dan Masyarakat di sekitar lokasi proyek, terhampar sawah yang ditanami padi dan palawija seperti terong, kacang tanah, kacang hijau, dan kacang panjang. Pembangunan jalan ini diharapkan memberikan dampak positif yang signifikan:

Mempermudah petani menuju lahan pertanian, menghemat waktu dan biaya transportasi.


Meningkatkan efisiensi pengelolaan lahan, mengurangi biaya produksi, dan meningkatkan pendapatan petani.


Memperlancar distribusi hasil panen ke pasar, sehingga harga jual lebih stabil.


Meningkatkan daya beli masyarakat dan menciptakan lapangan kerja.


Kodim 0703/Cilacap: Mitra Pembangunan Desa Kodim 0703/Cilacap, melalui Koramil 10/Gandrungmangu, menunjukkan komitmennya sebagai mitra pembangunan desa. Kehadiran TNI dalam proyek ini adalah bukti nyata kepedulian terhadap kemajuan sektor pertanian. 


“Dengan semangat gotong royong dan sinergi antara TNI, pemerintah desa, dan masyarakat, kami yakin proyek ini akan berjalan lancar dan memberikan manfaat yang berkelanjutan,” kata Kadus Yanto.


Dengan dimulainya proyek ini, harapan baru mereka di Desa Gandrungmanis. Jalan penghubung ini bukan hanya sekadar infrastruktur, tetapi juga simbol harapan akan masa depan yang lebih baik bagi para petani dan seluruh masyarakat desa.


(Sugeng Rahmat )

Lebih baru Lebih lama