Jelang Penetapan Calon, Rahmad Arsyad Suarakan Gaya Politik Santun di Donggala

CAPTION : Kandidat Cabup dan Wabup di (Pilkada) Kabupaten Donggala, Rahmad Arsyad dan Abdul Rasyid/F-Hms SARARA/Abu Bakar 


SAMBAR.ID, Donggala, Sulteng - Menjelang penetapan kandidat calon Bupati dan Wakil Bupati di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Donggala, Rahmad Arsyad menyerukan semangat solidaritas dan sikap menjaga kesantunan dalam helatan Pilkada di Donggala tahun ini.


Melalui Rilis resminya, Rahmad Arsyad berpasangan dengan Abdul Rasyid berpesan kepada relawan dan simpatisannya agar tidak menyerang kandidat lain, baik secara langsung maupun di media sosial.


"Pertama, janganlah menyerang siapapun, cukup kita kampanyekan program Perubahan Donggala dan rekam jejak yang telah kita lakukan. Kedua, kita tidak perlu ragu atau takut untuk menyampaikan pikiran dan gagasan kita dalam bentuk bingkai program untuk kemajuan Donggala", tulis Rahmad Arsyad melalui pesan singkatnya, Senin (16/9/2024).


Rahmad menilai, sejak beberapa waktu mendapati laporan tentang aktivitas media sosial yang ramai dengan serangan dan kata-kata yang dapat menyakitkan bagi sesama warga masyarakat.


Pasangan SARARA Rahmad Arsyad dan Abdul Rasyid terus berkomitmen menghadirkan cara baru untuk suatu perubahan di Donggala, termasuk metodologi dan gaya kampanye yang lebih santun dan elegan.


"Perubahan Donggala hanya bisa digapai dengan memilah dan memilih, mana model lama yang perlu ditinggalkan, mana yang perlu kita dengar dan diperjuangkan bersama. Sikap saling menyerang menjatuhkan itu bukan gaya kita, sebaiknya di tinggalkan cara-cara seperti itu", tandas Rahmad.


Rahmad Arsyad yang merupakan anak dari seorang Almarhum tenaga pendidik di Sirenja itu juga mengisahkan tentang perjalanan hidup Nabi besar Muhammad SAW. Menurutnya keteladanan Muhammad menjadi contoh bagi semua dalam meniti perjalanan hidup.


"Baru saja kita merayakan Maulid Nabi besar kita, Muhammad SAW. Dalam hidupnya tidak sedikit yang menghina, mencaci, tapi beliau sudah memberikan keteladanan kepada kita semua," ucapnya.


"Olehnya kita harus Mengedepankan akhlak yang mulia tanpa mencaci dan menghina kepada sesama", tutup Rahmad menutup Rilisnya. (Abu Bakar/**).

Lebih baru Lebih lama