Begini Nasib SDN Sunan Gunung Jati Kecamatan Pusakajaya Sekarang, Pasca Ambruknya 5 Bulan Lalu



Sambar.id, SUBANG, JABAR - Pasca Ambruknya tiga ruang kelas SD Sunan Gunung Jati Desa Cigugur Kecamatan Pusakajaya pada Senin (13/03/2023) lima bulan lalu sampai sekarang  dibiarkan terbengkalai dan masih belum diperbaiki.


Mirisnya pihak pemerintah dengan kondisi tersebut belum ada respon cepat, padahal pihak sekolah sudah beberapa kali mengajukan, akan tetapi tidak ada respon hanya janji -  janji saja.

Tidak ada korban jiwa pada peristiwa tersebut karena pada saat kejadian tidak ada aktifitas belajar mengajar. Sementara untuk aktifitas kegiatan  belajar mengajar (KBM) saat ini harus bergantian menggunakan ruang kelas lainnya.

Ditahun ajaran baru, pasca ambruknya bangunan sekolah pada hari Senin (13/03/2023) 5 bulan lalu,  banyak orang tua murid yang enggan menyekolahkan anaknya ke SDN Sunan Gujung Jati, mereka lebih memilih kesekolah yang lain,  sehingga hal tersebut sangat merugikan pihak sekolah.

Kepala Sekolah SDN Sunan Gunung Jati Carnica mengatakan, setelah kejadian ambruknya 3 ruang kelas proses belajar mengajar sangat terganggu, maka pihak sekolah harus mengatur pembagian ruangan, akhirnya diputuskan kelas 1, 2, dan 3 masuk pagi sedangkan untuk kelas 4, 5 dan 6 masuk siang.

"Karena tidak cukup ruang kelas  Kita bagi dua sip, untuk pagi kelas 1, 2, 3 dan untuk siang kelas 4, 5 dan enam," ucap Carnica, Sabtu (09/09/2023).

Lebih lanjut Carnica menambahkan, rencananya pihak dinas akan memperbaiki gedung sekolah pada tahun sekarang, karena semua matrial bangunan sudah dibawa ke dinas, termasuk genteng sudah diangkut semua," terangnya.

"Semua matrial sudah diangkut ke Dinas Pendidikan karena itu barang milik negara, tapi saya berharap dengan dibawanya semua material tersebut, bangunan sekolah seger di perbaiki karena kalau ga cepat diperbaiki ini akan merusak bangunan yang lainnya seperti kusen dan tembok," pungkasnya.(*)
Lebih baru Lebih lama