![]() |
Sample ruas lita litae Bonto |
Sambar.id, Sinjai, Sulsel - Material belum lunas sejak tahun anggaran 2020, Cerita pilu supliyer dibalik kesuksesan Bupati Sinjai Andi Seto Gadhista Asapa (ASA) jalankan roda pemerintahan untuk memajukan perekonomian masyarakat.
Khususnya di Kabupaten Sinjai utamanya peningkatan jalan dan telah dibuktikan realisasinya khusus ditahun Anggaran 2020 tuntas, kembali dianggarkan tahun 2021,
Sumber anggara berasal dari pinjaman Daerah dari Bank Sulselbar sebesar Rp. 185 milyard dan PEN Sebesar Rp.100 Milyard sementara Pemkab Sinjai menggelontorkan anggaran sekitar Rp 275,5 miliar untuk infrastruktur.
Berita Terkait: Material Belum Lunas, Rusak Jalannya, Mandes Agus: Bayaran Tidak Sesuai
Namun menimbulkan cerita pilu suplayer material yang belum dibayarkan, Paket 6, meliputi tiga ruas Jalan, yakni, Ruas Jalan Laiya- Arabika, Ruas Jalan Bonto Selama-Terasa, Ruas Jalan Magala- Arabika, pelaksana PT. MITRA BAHAGIA UTAMA. TA 2020.
Hak itu di alami oleh Bakir seperti diungkapkan putranya Sandi mengungkapkan bahwa ia perna datang menagih dikediaman Agus Ampa.
"Kemarin sy angkut pasir,,batu gunung sama semen Dlu prnahka kerumahnya tagihki hampirka sj baku pukul," ujarnya
Baca Juga: Bakri Yakini Putrinya Meninggal Dibunuh Karena Bunuh Diri Saksinya Kambing?
Adapun jumlah uang material yang belum dibayarkan/tertinggal sejak 2020 hingga sekarang puluhan juta masih tersisa.
"Sisa material yg belum dibayar sm pk agus itu 27jt dan 4 juta sama pak anis," ungkapnya
Terkait hal lempar tanggungjawab, Kapolres Sinjai Akbp Rachmat Sumekar dan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sinjai, Jamaluddin SH. Minggu (27/11/2022)
"Silahkan koordinasi dengan kasat reskrim Mas," tulis Akbp Rahmad
Baca Juga: Polemik Kasus Proyek Sinjai, APKAN RI Desak APH Tuntaskan
Sedangkan Ketua DPRD Sinjai arahkan ke Dinas PUPR Sinjai Jamaluddin SH.
"Tabe bisa di sampaikan lansung sm kadis PUPR, H. Haris Ahmad" tulis Jamaluddin sang legislator partai Gerindra besutan Prabowo Subianto.
Namun keduanya saat dikonfirmasi tidak dijawab, bahkan terlihat ceklis centang dua seperti Plt Kadis PUPR Sinjai, H. Haris Ahmad
Baca Juga: Pasca Covid 19, Pinjaman Warga Sinjai Teriliunan
Lain halnya diungkapkan kembali, mantan kepala Desa (Mandes) Turungan Baji Agus Ampa mengatakan bahwa sudah tiga kali minta diukur ulang.
"Adh 3 kali saya minta kontraktor n Dari PU u.di ukur ulang karena ada selisih 79 kubikasi hitunganx tukang di lokasi tp pihak kontraktor ttp tdk mengakui..kecuali hitunganx..sy minta di ukur ulang karena memang ada over semen di lokasi skte 150 zak," ungkapnya.
"menurut p.Syarifuddin Cari..karena dia yg di percaya bagian material...pada intix..saya siap bertanggung jawab yg penting di hitung ulang volume pekerjaan supaya semuax terangg benderang dinda...dgn catatan pihak kontraktor jgn lepas tangan," sambung Agus Ampa (imr/timred)