Kondisi kampus STIKES Panakukang Paskan disegel (doc.foto,04/07/2022) |
Terkait hal tersebut menuai reaksi berbagai pihak, Aktifis maupun Alumni, kini mengecam tindakan penyegelan kampus tersebut.
Seperti dikatakan oleh Ketua DPD Sinjai LSM L-PBB (Lembaga Panrita Bersatu), Muhammad Said Mattoreang, mengecam adanya penutupan STIKES Panakukang.
"ini berdampak kepada para mahasiswa/mahasiswi yg ikut jadi korban," jelas said Mattoreang, Senin (04/07/2022)
Baca Juga:
Pasca Disegel, STIKES Panakukang Resmi Lapor Polisi, Hj. Kumalasari Layangkan Surat Sanggahan
Menurutnya aparat penegak hukum mencari solusi agar tidak ada pihak dirugikan
"itu seharusnya APH segera mencari solusi dan menyelesaikan masalah ini agar tidak ada pihak yg merasa yg di rugikan," jelasnya.
Sementara alumni STIKes Panakukang mengecam atas tindakan yang dilakukan oleh oknum tertentu.
"Kenapa baru sekaran, kenapa bukan dari dulu, nadi kasih begitu, barupi cantik kodonk cantik kampusku dikasih begitumi," kata sala satu alumni yang sempat di temui, Sabtu (02/07/2022)
Baca Juga:
Ia juga berharap proses perkuliahan di kampusnya kembali normal seperti biasa dan permasalahan tersebut cepat selesai.
"Saya berharap kepada aparat penegak hukum ambil tindakan, agar kampus proses belajar terhadap juniorku tidak terganggu," harap alumni 2006 tersebut.
Ia menambahkan jika aparat penegak hukum tidak menyelesaikan kasus tersebut, dalam waktu dekat ini, ia akan gelar aksi unjuk rasa.
"Kami sebagai alumni tidak terima kampus kami di kasih begitu, kami punya banyak kenangan disini, kami bisa seperti ini karena kampus ini, saya tidak tega melihat kampusku dikasih begini, orang bisa melakukan kami juga bisa melakukan," tegas alumni 2006 itu.(*)