Sumber video Tangkap layar |
Oknum wartawan berada dikantor pos karena ingin bayar tagihan listrik, namun menemukan warga yang ingin membeli materai.
"Sekitar pukul 10:30 wib saya pergi ke kantor pos Sidikalang niat untuk membayar tagihan listrik, Dairi, Sumut," Ujar oknum wartawan tersebut.
Baca juga:
Pasca Disegel, STIKES Panakukang Resmi Lapor Polisi, Hj. Kumalasari Layangkan Surat Sanggahan
Disaat dirinya berada di kantor pos tersebut, ketemu pelanggan lain bernama Ali Marhaban Sitohan.
"Ada bang Ali Marhaban Sitohan sedang membeli materai, kepada saya ABG itu mengeluh soal materai yang dibeli dibatasi," katanya.
Disaat itu, Ali Marhaban Sitohan bertanya bisa pesan materai, namun tak lama kemudian oknum pegawai kantor pos keluar sambil mengatakan materai sudah dipesan dan uang sudah diterima.
Baca Juga:
Bawa Misi Perdamaian Dunia, Tokoh Lintas Agama dan Relawan Jokowi Doa Bersama
Disaat itu sempat adu mulut pak pos dengan Ali Marhaban Sitohan, dan diminta merekam namun pak pos tak terima.
"Saya yang berada dilokasi diminta Ali Marhaban untuk merekam. Saya merekam dan saat itu lah sakat berampu melakukan protes," katanya.
Salah satu bukti tak terima pak pos direkam, sekalipun mengaku dirinya bahwa dia seorang wartawan hingga phonselnya mau dirampas.
Baca Juga:
"Kenapa anda foto, apa hak anda memoto, tau kau UU IT," kata pak pos sambil dia mau merampas Hanphone
Mirisnya pak pos Mala menantang wartawan agar melapor ke pihak berwajib.
"dia (pak pos-rd)menantang saya untuk melaporkan dirinya dan dia mengatakan silahkan viralkan," tandasnya.
Tak sampai sampai disitu bahkan oknum pegawai kantor Pos tersebut bahkan minta dinaikkan.
"Naikkan, mau koran apa kau, tampang kau aja kayak tukang sampah", ucapnya.
Usai mendapatkan perlakuan tak menyenangkan dari pak Pos
"Setelah kejadian itu saya mengantar Ali Marhaban pergi keluar dari lokasi kantor pos," tutupnya. (Rizki Zulianda)